Recto Verso


getar itu kembali hadir saat ku mendengar kisah rectoverso…
hibrida itu mengembalikan rinduku akan karya-karya dee yang brilian dalam kesederhanaannya
kenapa ya aku begitu jatuh cinta dengan karya-karyanya?
mungkin di antara sekian banyak karya sastra yang pernah kubaca, dee-lah yang mampu melukiskan sesuatu dengan gaya yang “gue banget”, sampai pernah berpikir ‘gue harus kenal sama dee’ atau ‘dee harus kenal sama gw’ hehe… mimpi…

kata-katanya begitu memikatku…
di luar nilai-nilai yang ia anut, semua begitu alami, membumi…
menghapus batas realita dan intuisi…
dua citra yang seolah terpisah tetapi sesungguhnya satu kesatuan… saling melengkapi

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s