maafkan,

aku tak pernah benar-benar memahamimu…

entah apa yang kau rasakan,

namun, aku tak tahan jika tahu kau sedih

tapi tidak.

kau kuat, kau bahagia, karena cintamu padaNya

tahukah kau?

aku iri padamu

kadang aku merasa kita mirip

mungkin karena itu ku memilihmu

karena keyakinan itu tak tergantikan

apa pun konsekuensinya

ini tak buta

sungguh

dengan sepenuh kesadaranku

jangan, jangan,

jangan merasa bersalah atau menyesal

semua terjadi begitu rapi dan manis

aku bersyukur karena itu kau

percayakah kau dengan pertanda?

aku ingin percaya

begitu banyak pertanda mengarah padamu

kadang merasa begitu bodoh dan irasional

tapi tidak

semua sudah tertata begitu rapi dan manis

hingga tak tega kukatakan kalau itu cuma kebetulan

sudah kukatakan, tak ada yang kebetulan di dunia ini

semua berhubungan

saling tarik menarik

membentuk pertanda

yakinkah ku bahwa semua kejadian sudah tertulis?

ya, aku yakin

semua, oleh tangan yang sama

lalu apa yang harus kulakukan?

cemas, takut, bahwa keyakinan itu akan pudar

berharap, bermimpi, karena itulah kunci keyakinan

mensyukurinya

tak tahu itu benar atau tidak

semua sudah tertulis

termasuk apa pun interpretasiku akan setiap kata

ku menimbang

apa maknanya?

apa yang kau mau?

gemetar tanganku karena bingung

seperti tak berpijak

(sejak 15 oktober tersimpan dalam draft tanpa bisa dilanjutkan. menggantung. tapi biarlah, toh hidup ini juga belum berakhir, masih berupa titiktitikkoma )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s