bahkan kata pun menolakku,

menolak untuk menjabarkan asa ini

ia mencekam tanpa peduli

menohok segala isi hati

sekali lagi meniggalkanku dalam sepi

tanpa mengerti

apa lagi harus terucap?

hanya terus berulang, pergi, berulang lagi

penat……..

bahkan aku masih mencoba merangkai kata

bodoh

angin mana yang kau tanyakan?

bicara dengan dinding?

dingin

bersihkan sana sarang laba2 di otakmu

hanya menjaring racun saja kerjaannya

hei,

jatuh saja sekalian!

ssstt…

bodoh!

diamini malaikat saja baru kau tahu rasa!

tapi daripada kau berputar2 di sana terus…

heh bodoh!

pasti tak berapa lama lagi kau menyesal

mohon ampun

berulang kembali

mana?

mana energi positif itu?

aku butuh!

gila rasanya begini terus!

itu kan salahmu sendiri!

cukup!

diam!

BERISIK!!!!

sekarang apa?

kau mau sampaikan apa?

kepada siapa?

cukup.

tinggalkan aku sendiri

jangan ganggu dia

dia tak boleh tahu

nanti kau sesal

cukup.

diam.

akhiri…

pergi

jangan hiraukan aku

nanti juga kembali

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s