manisnya


Jika dapat kutanggalkan perasaan dan akalku sementara,,

hingga yang ada hanyalah hati yang beriman kepadaNya

mengharap untuk dibasuh dan direngkuh

tapi tidak! ujian itu terlalu manis untuk disiakan

bagaimana bisa kau minta iman tanpanya?

surga itu mahal!

kau rela dengan dirimu yang sekarang, begitu saja mendapatkannya?

ibarat air, kau harus benar-benar merasa haus untuk merasakan nikmatnya

memang sudah seberapa dahagamu?

sua fatamorgana?

apakah kau menyesapnya? atau bertahan dengan dahagamu?

apakah kau merasa layak menghadapNya tanpa mau menerima pemberianNya?

pemberian bagi insan-insan pilihan

hei, lihat disekelilingmu, berapa yang mengemis-ngemis iman?

kau, sudah diberi jalan, masih saja merajuk

kemarin, kini atau pun nanti, selamanya

YAKINLAH, Allah tidak pernah salah memilih dan menguji hamba-hambaNya

hanya sedikit orang yang dapat melihat jalan ini

hanya sedikit orang yang hendak berjalan di atasnya

hanya sedikit yang mampu bertahan

dan hanya sedikit yang ikhlas

dan aku, harus tetap berada di sana

.

aku ingin dahaga sempurna agar pantas mereguk  manisnya iman

aku ingin merinduMu sepenuh jiwa agar layak mendapatkannya

ridhoMu ya Rabb, ridhoMu . . .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s