monolog,ku.


“jangan buru2 ne, banyak dari hidup yang belum lo tahu…”

hehe… ya bener juga, masa baru numpang di bumi Allah selama 20 tahun, udah kayak hidup 60 tahun aja

capeeek banget kayaknya.

ini belum apa2 Bung! (kalo gw cowok, pingin dah dipanggil kyk gini)

perjalanan ini masih panjang (tanpa menafikan kalau ajal bisa menjemput kapan saja)

5 tahun ke depan?

10 tahun ke depan?

20 tahun ke depan?

100 tahun ke depan? (mudah2an sudah beristirahat dgn tenang, ga kebayang capeknya klo masih hidup)

yah, hanya segitu paling jatah kita di bumi

sebentar kan?

sabar itu sebentar…  sungguh.

setelah itu… setelah itu…

setelah itu tergantung kamu,

kamu mau beristirahat atau membayar hutang

hutang akibat tidak mau bersabar

sabar di atas sabar katanya

sabar yang seperti apa ya?

makanya belajar! jangan malas lah kau untuk belajar

masa’ mau begitu-gitu saja sampai ajal menjemput

hm,,,

hei, jangan terlampau lama berpikir!

bergerak! just do it!

kamu kan sudah punya bekalnya, tahu arahnya

jalani lah!

ya tapi…

apa lagi yang masih membuatmu ragu?

kau kemanakan itu bab 1 yang mati2an berusaha kau pahami?

pengalaman2 yang telah kau lalui

apa hanya sekedar bertumpuk di otak usangmu itu?

perbuat sesuatu!

tapi ada batas.

ya, batas yang tak boleh kau lompati

jalan ini lurus dan jelas

tak perlu lah menengok ke kiri kanan

sesekali ke belakang ya silahkan…

sesekali lho ya…

hm,,,

ayo, apa lagi?

mulai lelah kan kau?

makanya, sudah kukatakan jangan terlalu lama berpikir

“ntar jadi penyakit” kata orang

eh tunggu, tunggu, aku jadi ingat sebuah kata

idealisme, nah,, benar! i-de-a-lis-me

hmm,,

menurutku, hidup dengan idelisme itu sulit

bagaimana tidak?

kenyataannya banyak hal terjadi bertentangan dengan idealisme

jadi? apakah lebih baik hidup tanpa idealisme?

kan idealisme nggak bisa dimakan, nggak ngenyangin!

> hus! seenggaknya dengan idealisme gw tau kalo hidup tuh nggak cuma buat makan!

lantas?

lantas…

hidup itu…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s