Padang maya fana…


20 tahun…

Menapak di bumi Allah…

Hhh,,,

Ya, waktu berlalu – memori – kaleidoskop

Gambaran hidup yang belum beranjak kemana-mana

Ya Rabb,

Tabir apakah ini?

Menyelimuti hamba begitu rupa

Satu pintu tertutup, maka pintu kebahagiaan lain kan terbuka

Dirasakan olehnya yang buta-tuli-bisu

Lantas aku apa?

Jika perjalanan ini masih kurasakan begini datar

Dalam setiap detak waktu yang terbuang dalam padang maya fana

Ya Rabb,

Perjalanan ini mencari hakikat seakan tak berjalan kemanamana

Apa yang Kau rencanakan untukku?

Idealisme-mimpi-harapan-realita-angan-tabir-emosi-kematian-akhir

Apa?

Semua terasa hambar datar

Ada satu celah kosong, tempat sesuatu dulu ada di situ tapi  tak tahu apa

Kini..

Semua datang & pergi bagaikan rekaman video yang bahkan aku tak dapat mengingatnya jika tidak kutulis dalam agenda

Inikah hidup menuju hakikatMu?

Perih

Tak mengerti seperti ini sungguh menyiksa

Hingga ku terseret dalam arus fatamorgana

Tak lagi dapat melihat dari luar cerita

Terlalu sibuk dengan naskah

Dasar amatir!

Sudah berapa kali kau katakan itu

Keberkahan waktu,,

Oh… begitu kurindukan dirimu

Aku tak ingin berjalan dalam gelap seperti ini

Hingga tanpa sadar…

“Hei bangun! Waktumu bermimpi telah usai! Tempatmu bersenda gurau akan segera ditutup! Ayo sekarang bayar hutangmu! Masuklah sana dalam api itu!”

Na’udzubillah Ya Rabb…

Hamba takut. sungguh…

Keluarkanlah hamba dari padang maya fana ini

Selamatkan hamba dari canda tawa menyesatkan

Dekatkanlah hamba padaMu…

Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Yang Menguasai hari pembalasan

Hanya kepadaMulah aku menyembah & memohon pertolongan

Tunjukilah aku jalan yang lurus

Tunjukilah aku jalan yang lurus

Tunjukilah aku jalan yang lurus

Ya Rabb,

Sungguh tersiksa hamba menyaksikan mereka tertidur

Padahal ketetapanMu tengah berlaku

Perlahan namun pasti ia semakin mendekat

Dan hingga kini aku hanya dapat berbuat ini

Rabb,

Maafkanlah aku

Ajari ku bersuci

Hamparan sajadah di sana…

Ku rindu bersujud padaMu

Sujud dengan segenap jiwa ragaku

Menyujudkan hati yang sedemikian kotor

Rabb, ajari aku berdoa dengan meminta

Jangan biarkan ku menjadi pendusta

Yang tak bisa jujur pada doanya

Rabb,

Jangan biarkan ku tersesat dalam pengembaraanku

Pengembaraan fana

Yang tak beranjak kemana-mana

Rabb,

Kenalkanlah aku dengan dunia di luar sana

Keluarkanlah aku dari kotak kaca ini

Bukalah tabir itu

Aku ingin lepas

Aku ingin lega bernapas

Atau lelapkanlah aku dalam tidur yang sebenarnya

Hamba benar-benar lelah

Lepaskanlah hamba

Dari padang maya fana…

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s