merinduMu…


tak ternilai harga dari sebuah keimanan

saat takdir bekerja tak sesuai dengan harapan

ketika realita datang meluluhlantakkkan

ketabahan yang pertama adalah dambaan

bukan yang datang kemudian ketika duka telah meredup

keimanan. impian. jannah

ah,, apalah aku ini

melewati waktu setapak demi setapak

berusaha mengarti. mengemas hati

apa yang telah kulalui belum berarti apa-apa

Imanku belum tergoncang sedemikian dahsatnya

merindukah?

ya. ku merindu.

belum pantas aku yang masih seperti ini peroleh jannahNya

aku ingin lebih

lebih dahaga-lebih diuji-lebih mencinta

agar aku semakin merasa manisnya keimanan

enggan ku mereguk kebahagiaan

sebelum aku melewati sekusut-kusutnya belukar

Ya Rabb, jadikanlah aku hamba yang tegar

yang senantiasa rindu kepadaMu

dengan rindu bertambah-tambah

izinkanlah hamba mencapai puncak rindu tertinggi sebagai hambaMu

sebelum hamba menghadap wajahMu
.

“Hai jiwa yang tenang.

Kembalilah kepada Rabbmu dengan hati yang puas lagi diridhoiNya.

Maka masuklah ke dalam jamaah hamba-hambaKu,

dan masuklah ke dalam jannahKu.”

(QS Al Fajr : 27-30)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s