ingin,,


inginnya ku berpijak pada masa kini

saat diri tak terbuai angan akan masa depan

benar-benar memandang bulan selayaknya bulan

yang menenangkan hingga ke hati

dan semilir angin dirasa lembut membelai sukma

jarang kumenjejak pada kini

seolah takut tertinggal sesuatu yang belum pasti

“jika kau berada pada pagi, janganlah mengangankan petang”

salahkah? lumrahkah?

Rabb, ajari aku…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s