”’


Rabb,

aku telah berkhianat dan kini aku dikhianati

impas

sakit ya Rabb

sungguh

beginilah kalau aku tak bisa menjaga amanah da’wah

lalai, buruk.

da’i yang buruk

ya semestinya tak perlu ada kekhawatiran dalam diri ini. . .

Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang  tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui.

(Al-Maidah: 54)

”Islam dimulai dalam keadaan asing, dan akan kembali menjadi asing sebagaimana ia mulai, maka beruntunglah oran-orang yang asing itu”

(HR Muslim bab 130 : no.145)

Seorang sahabat bertanya, ”Siapa orang-orang yang asing itu wahai Rasulullah?”

Beliau menjawab,

”Mereka adalah orang-orang shalih yang hidup di lingkungan orang-orang yang fasik, yang para pembangkangnya lebih banyak dari yang taat kepada mereka.”

(Musnad Imam Ahmad II : 177, 222)

“Berbahagialah orang-orang yang asing (alghuroba’) .

Yaitu mereka yang mengadakan perbaikan (ishlah) ketika manusia rusak.”

(hadits shahih riwayat Abu Amr Ad Dani dan Al Ajurry)

Berbahagialah orang yang terasing…

Barbahagialah orang yang terasing dengan syari’at dan bermanhaj Haq

Berbahagialah dengan keidealisanmu

Terima kasih atas pelajaran ini ya Rabb…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s