kelu


selalu saja nggak bisa membuat tulisan yang baik. sulitnya membuat alur berpikir yang sistematis. ide itu selalu datang acak. berhenti, kemudian muncul yang lain saat hendak mengembangkannya, mengacaukan apa yang tadinya sedang kutulis hingga akhirnya stuck dan tidak dapat dilanjutkan, kemudian ditinggalkan, terbengkalai dan akhirnya terlupakan. tertumpuk bersama tulisan2-tak-rampung lainnya, dan sampai kapan pun aku tak dapat menjelaskan apa yang kurenungkan. selalu. rasanya kesal ketika uneg-uneg ini sudah menumpuk dalam dada dan tak dapat mengelurakannya dengan bebas. dasar melankolis, banyak mengamati, merenung, terlalu banyak pikir dan akhirnya bingung ketika disuruh menyampaikan. suka di balik layar saja, enggan menghadapi argumentasi2 yang membuat lidahmu kelu.

Bahkan, alih2 berusaha membuat tulisan yang berkualitas, aku malah menceracau, huff…

Al ukhti  mentausiyahi untuk memperbanyak tilawah sebelum membuat sebuah tulisan. ya, itulah kuncinya. qoulan tsaqila. mohon padaNya kemudahan berlisan.

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّن لِّسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s