apa lagi ini?


bahkan kini aku tak dapat lagi mengeja rasa-mengeja makna

hampa

semua nampak begitu fana hingga terlalu melelahkan tuk mengejar

ingin berhenti

bukan, bukan ingin

tapi nampaknya sebentar lagi kan terjadi

berhenti

berhenti berlari-duduk-berbaring-tak ada lagi

ah… diri

ada apa denganmu?

mengapa ambisi serasa pergi

hingga keinginan tuk menginginkan pun kini redup

letih

letih dan tak mengerti

tuk apa ku masih di sini merasakannya?

itu pun jika apa yang disebut “merasakan” itu benar adanya…

Rabbi,

di situ kah Engkau?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s