jadilah bebas dan ikhlash,,,


terlepas dari beragam kontroversi seputarnya, segala ideologi dan kepentingan yang ada di baliknya, maupun acting pemainnya, tak bisa dipungkiri kalau saya begitu terenyuh dengan perkataan Anisa,

“Perempuan, mau jadi apa pun kalian nanti, pilihlah jalan Allah dengan rasa bebas dan dengan hati yang ikhlash, dengan begitu insya Allah kita akan hidup dengan tenang dan tanpa rasa benci”

 

Abu bakar tetaplah menjadi orang yang lembut hatinya
sebelum dan setelah Islam,

Umar kan selalu memiliki keberanian membara,
sebelum dan setelah muslim,

Abu Bakar tetaplah abu bakar
Umar tetaplah Umar

Khadijah tetaplah wanita bijak, penyanyang dan keibuan
sebelum dan setelah Islam

sedang Aisyah kan selalu menjadi gadis yang periang, penuh canda tawa, dan pencemburu
sebelum ataupun setelah Islam

Khadijah tetaplah Khadijah
Aisyah tetaplah Aisyah

karena keimanan itu tak kan menjadikan kita asing akan diri kita sendiri…

 

(terinspirasi dari film dan tulisan seseorang…)

 

Ada tiada rasa dalam jiwa
Rindu akan memanggilMu
Karna setiap jiwa t′lah bersumpah

Setia hanyalah kepadaMu

Bila cinta ada di dalam jiwa
Wangi bunga dunia tanpa nestapa
Segala yang dirasa hanyalah Dia

Hati ‘kan memuja hanya padaNya

Ketika cinta memanggil
Gemetar tubuhku
Ketika cinta memanggil
Hangatnya nafasku
Ketika cinta memanggil
Menderu sang rindu

Ketika cinta memanggil

Rindu rindu rindu kalbu
Memanggil-manggil namaMu
Seperti terbang di langitMu

Tenggelam di lautan cintaMu

Berpadu kalbu yang rindu
Melebur menjadi satu
Bagai menari diiringi pelangi
Ketika cinta memanggil

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s