Benarkah?


Benarkah yang kulihat itu adalah duka?

Sesuatu pada matamu

Itu menusukku. Perih

Ungkapan-ungkapan itu,

Entahlah,

Saat ini pun tak bisa berkata

Bagaimana bisa ku bicara tuk seka air mata yang bahkan tak tumpah,

pun engkau yang selalu menampung air mataku?

Aku ingin rasakan hatimu

Namun kau terlalu terjal tuk kudaki

Bagaimana ku menyelamimu?

Jika riak riang tertawa selalu nampak di permukaan

Saat ini mungkin ku hanya ucap

Tersenyumlah, karena itu yang terbaik

Tertawalah, jika dirasa lebih baik

Keluarkanlah rasa itu

Aku yakin pun percaya bahwa kau yakin

Mimpi yang terwujud nanti kan jauh lebih indah

dari yang berani kita impikan sekarang…

Tersenyumlah sayang…

Iklan

2 thoughts on “Benarkah?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s