Jembatan


jembatan barito

Jembatan itu berdiri bukanlah sekedar

untuk menghubungkan satu daerah dengan daerah lain

 

Ia berdiri karena ada manusia yang bersedia membangunnya

Ia berdiri karena ia memberi pekerjaan pada mereka yang belum bekerja

Ia berdiri karena ada manusia yang ingin bernaung di bawahnya

Ia berdiri karena ada manusia yang ingin membuktikan bahwa teknologinya dapat diterapkan

Ia berdiri karena ada manusia yang ingin menanamkan modal dan mencari keuntungan di sana

 

Ia berdiri atas nama kelelahan, keputusaan, amarah,

kebencian, keserakahan, ketulusan, keikhlasan, cinta, dan kasih sayang

 

Akan tetapi sebenarnya Ia berdiri karena DIA menginginkan

agar Ia tetap berdiri di sana

 

(Isbandi Rukminto Adi, 11 Februari 2006)

 

[suatu pembuka pada buku Perencanaan Partisipatoris

Berbasis Aset Komunitas

(dari Pemikiran Menuju Penerapan)]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s