Bayangan Itu Punya Nama…


Menyadur judul sebuah bab dari Perahu Kertas

Akhir-akhir  ini ada yang mengganjal hati

sesuatu yang tak kunjung berakhir

sampai kapan?

apakah harus terus membohongi diri?

ataukah ini satu kejujuran?

(wallahu a’lam)

ah, dasar melankolis…

tidur sajalah kau,

biarkan sanguinis dan plegmatis mengambil alih

terkadang capek membawamu

dasar, terlalu terpengaruh buku kepribadian

padahal hakikatnya kita satu

selalu ada dalam diri yang sama

terimalah semua

ya, bukan masalah jujur atau tidak

tapi menerima atau mau terus membangkang

 

Yang jelas kini, bayangan itu kian nyata

dan ia punya nama

. . . . 

2 thoughts on “Bayangan Itu Punya Nama…

  1. iya iya ney.. biarkan diri kita ini menemukan titik-titik nyaman seperti apa, dalam kondisi seperti apa, kita harus bagaimana.. heee bingung..?

    let this self get out from this own steriotipe of this self..
    let it be the way it is
    let it sing
    let it dance
    let it cry
    let it run
    let it stop
    let it die..
    its up to us..

    as long as we dont stay in a “penjara kebohongan” (apa yah englisnya?) hee

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s