Senja Merah


senja

kumandang adzan diiringi rintik hujan

insya Allah adalah adzan terakhir pada Ramadhan kali ini

semilir angin yang membelai tengkuk

membuatku tertegun sejenak

jiwa manusia itu memang diciptakan dengan unik dan rumit

di mana akal berkata apa, hati membenarkannya namun diri…

ah dasar manusia

huff…

semoga Allah mengampuni dosa dan tetap menjaga diri ini

hingga ia berani tuk memperjuangkan keyakinannya kembali dengan cara yang benar

Ramadhan, iringi hati ini sebelas bulan ke depan…

One thought on “Senja Merah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s