al-Tanwir fi Isqath al-Tadbir


Cepatlah bangun! Mereka telah berangkat dengan cepat

Kita hanya duduk di sini. Apa yang sedang kaulakukan?

Kaurela bila mereka pergi dan kau ditinggal di belakang

Sebagai korban mimpi dan hasrat yang tak pernah padam?

Dengar suara alam yang menyerumu dengan lantang

Mengabarkan bahwa seluruh semesta telah tenggelam

Hanya dia yang bisa melihat permukaan jalan

Dia yang berjalan lurus tak tertipu ketamakan

Dia melihat yang Haq di balik segala sesuatu

Segala ciptaan sirna, tinggallah Sang Pencipta

Di lembahNya cahaya menerangi mereka yang pergi

Dan mewujudkan segala rahasia mereka yang kembali

Bangunlah, lihat semseta dan cahaya yang meliputinya

Kini, fajar kedekatan telah terbit dan bergerak kepadamu

Jadilah hambaNya, lemparkan kendali kepada hukumNya

Jangan ikut mengatur karena pengaturanmu takkan berguna

Kenapa kau mengatur padahal selainmulah yang memutuskan

Atau, mungkinkah kau berhasrat menentang keputusan Tuhan

Melenyapkan semua ingin dan kehendak adalah tujuan utama

Apakah kau mendengar? Itulah kehidupan generasi terdahulu

Pilih mereka sebagai teladan. Jika kaumau, ikutilah jalan itu

Siapa yang mengikuti hawa nafsunya, tangisilah dirimu

Sinarmu padam ketika mereka bersinar terang

Merataplah, dan menangislah sepanjang zaman

Waktu bergerak, kau karam dalam kesia-siaan

 

(Sebuah syair gubahan Ibn Athailah bagi murid-muridnya dalam “al-Tanwir fi Isqath al-Tadbir _ Mengapa Harus Berserah – Panduan Menyenangi Setiap Kenyataan” )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s