Kemenangan Sejati Selalu Iringi Kebenaran


“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan Itulah kemenangan yang besar”. (AT-Taubah:111)

“Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah: “Harta rampasan perang kepunyaan Allah dan Rasul[593], oleh sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu; dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman.”
(QS Al Anfaal : 1)

 

Ketika asumsi dan ego berlomba-lomba menyatakan kebenaran

Hingga sikut angkat bicara dan derai air mata tumpah ruah senada bara-bara emosi

Hati sang mukminlah jadi penyejuk

Hati yang tulus bertahan dalam kekeruhan barisan

Tanpa turut mengobar api amarah, permusuhan

Tak sadarkah musuh kita sedang tergelak di sana?

Baik yang kasat maupun tak nampak

Sedangkan ummat kebingungan menyaksikan da’inya saling meneriaki

[Huff…

Dari mana datangnya pikiran sepicik itu?]

Ya, sementara kita lihat saja bagaimana ukhuwwah bisa bertahan dari terpaan sang badai

Dan ingin kupekikkan bahwa ukhuwwah bukan sekedar sekedar dalam tubuh jamaah

Ia adalah ruh dari pergerakan yang berlandaskan keimanan

Jadi teringat perkataan “Dalam berda’wah kita tak boleh main-,main tetapi kita perlu bermain”

Bermain yang seperti apa?

Tentunya dengan tuntunan Allah dan Rasulullah saw serta barisan orang-orang mukmin yang senantiasa berjihad di jalan Allah, mengorbankan dunianya karena dan untukNya semata

Tak lepas darinya, kita butuh ilmu untuk memahami urgensi aturan dalam “bermain”, memahami hakikat dari pemahaman itu sendiri, ukhuwwah dan kepercayaan agar permainan itu tak ternodai niatan sesat lantas mencederai pemainnya

Semoga Allah SWT Menjaga hati-hati kita

Hati yang Ia titipkan dan kuasa ia bolak-balikkan

Yakinlah, kemenangan sejati selalu iringi kebenaran

Wallahu a’lam bish showab

Iklan

3 thoughts on “Kemenangan Sejati Selalu Iringi Kebenaran

  1. kekalahan itu ketika tercerabutnya kebenaran dari hati kita, dan kemenangan sejati itu ialah kemenangan yang tidak meninggalkan kegundahan setelahnya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s