someday, about “cinta”


Seorang kawan lama tiba-tiba men-tag saya sebuah note di FB yang berjudul “Bagaimana kah kisah cinta kita?” yang tau2 muncul di notification email selagi saya tersentak terbangun dari ketiduran. sejenak gamang menatap ke sekeliling ruangan dan reflek pertama yang muncul di kepala “kenapa saya ditinggal sendirian?” lalu menyadari sesuatu muncul. sesuatu yang telah lama (setidaknya menurut ukuran saya) hingga sedikit timbul khawatir.

Kembali ke note tadi, kira-kira seperti ini notenya,

Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi cerita kepada kalian, cerita ini begitu sarat makna. Semoga cerita ini bisa membuka jalan fikiran bagi orang-orang yang sedang,belum, dan akan jatuh cinta. Bahwa cinta itu begitu suci hingga tak ada satu pun yang berhak menodainya.
*Seru nih tema nya cinta2an terus,,😀

Seorang pemuda Kufa yang dikenal ahli ibadah suatu saat jatuh cinta dan tergila-gila pada seorang gadis. Cintanya berbalas. Gadis itu sama gilanya. Bahkan ketika lamaran sang pemuda ditolak karena sang gadis telah dijodohkan dengan saudara sepupunya, mereka tetap nekat, ternyata. Gadis itu bahkan menggoda kekasihnya, “Aku datang padamu, atau kuatur supaya kamu bisa menyelinap ke rumahku”. Itu jelas jalan syahwat.

“Tidak! Aku menolak kedua pilihan itu. Aku takut pada neraka yang nyalanya tak pernah padam!” Itu jawaban sang pemuda yang menghentak sang gadis. Pemuda itu memenangkan iman atas syahwatnya dengan kekuatan cinta.

“Jadi dia masih takut pada Allah?” Gumam sang gadis. Seketika ia tersadar dan dunia tiba-tiba jadi kerdil dimatanya. Ia pun bertaubat dan kemudian mewakafkan dirinya untuk ibadah. Tapi cintanya pada sang pemuda tidak mati. Cintanya berubah jadi rindu yang mengelana dalam jiwa dan do’a-do’anya. Tubuhnya luluh lantak didera rindu. Ia mati, akhirnya.

Sang pemuda terhenyak. Itu mimpi buruk. Gadisnya telah pergi membawa semua cintanya. Maka kuburan sang gadislah tempat ia mencurahkan rindu dan do’a-do’anya. Sampai suatu saat ia tertidur di atas kuburan gadisnya. Tiba-tiba sang gadis hadir dalam tidurnya. Cantik. Sangat cantik. “Apa kabar? Bagaimana keadaanmu setelah kepergianku,” Tanya sang gadis.
“Baik-baik saja. Kamu sendiri disana bagaimana,” jawabnya sambil balik bertanya.
“Aku di sini dalam surge abadi, dalam nikmat dan hidup tanpa akhir,” jawab gadisnya.
“Do’akan aku. Jangan pernah lups padaku. Aku selalu ingat padamu. Kapan aku bisa bertemu denganmu,” Tanya sang pemuda lagi.
“Aku juga tidak pernah lupa padamu. Aku selalu berdo’a agar Allah menyatukan kita di surge. Teruslah beribadah. Sebentar lagi kamu akan menyusulku,” jawab sang gadis.

Akhirnya, hanya tujuh malam setelah mimpi itu, sang pemuda pun menemui ajalnya.
Atas nama cinta Allah mempertemukan mereka. Cinta selalu bekerja dengan cara itu.

(Serial Cinta, ”Menyelami Bagaimana Kekuatan Cinta Mengubah Kualitas Hidup dan Cita Rasa Peradaban”, Anis Matta, 2008)

Itu lah (mungkin) jawaban dari pertanyaan di atas. Semoga takdir bisa berbicara lain, yang lebih baik tentunya, bagi saya, kamu, kalian.
*Namun, ada yg lebih optimistis ceritanya pada bab 42. Semoga seperti itu akhir dari perjalanan cinta kita. Amiiin Ya Rabb…
Tolong amiin kan ya kawan,,,🙂

Selamat mencintai dan dicintai. Salam cinta dari saya.
 

(ini mah emang gw co-paste… hehe…)

sejenak tertegun

lantas berpikir, “lagi jatu cinte die…”

cinta… cinta, deritanya tiada pernah berakhir… (kata ti patkay di kera sakti(eh ini bukan berarti saya bandingin temen saya ama babi ya)

lantas?

hanya dengan sotoynya (kayak biasa) berintuisi “ga da hal yg kebetulan kan?”

lantas, sekarang malah sedang terlibat percakapan ganjil tentang note tsb dgn empunya dan ganjilnya lagi saya menuliskannya di sini… haha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s