hilang…


hilang lagi

bagai keran yang tiba tiba mati

kering tanpa rasa

hhh…

Ya Muqolibal qulub, apa lagi yang harus kualami?

hendak Kau jadikan apa lagi hati ini?

tak lagi terdefinisi

terlalu rumit

terlalu dalam

tak terjangkau

apakah ini untuk meredamnya?

ya, mungkin memang lebih baik

asal jangan Kau lupakan ia dari iman

jika saja asumsi tunduk pada iman…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s