tunggulah


mendengar terlalu banyak
yang bukan karenaNya
mengetahui terlalu banyak
yang bukan karenaNya
membuta-tulikan
hingga pedih pun hadir
bisikan-bisikan yang menutupi bashiroh
apa sebenarnya maumu?
seolah hanya kau, 
paling tahu
paling merasakan
paling derita
paling berkorban
kau terus bersuara
seolah paling tahu
paling merasakan
paling derita
paling berkorban
lantas aku apa?
mereka?
kau tak tahu apa-apa
pun aku
pun mereka
sudahlah
cukup
jika memang Ia sebab dan tuju
maka tenang kan hadir
seiring pemahaman sejati akan kebenaran
saatnya kan tiba
tunggulah bersamaNya

One thought on “tunggulah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s