Rindu


Seketika saja air matanya menitik

Ia tak tahu mengapa

Padahal saat itu ia sedang berada di tengah orang-orang yang ia cintai pun mencintainya

Tetapi rasa itu kian pekat

“Ya Rabb, aku rindu Engkau dan Rasulullah…”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s