Dunia Tak Sesempit Kotak Segi Empat


And respect your creativity for thinking outside the box….

Pernah ku berpikir bahwa hidup ini sungguh membosankan. Tak lepas dari kotak segi empat. Bangun tidur kita terbangun dari kasur segi empat, menuju kamar mandi berbentuk segi empat, keluar dari pintu segi empat, masuk ke gedung segi empat, menyalakan komputer atau laptop segi empat di atas meja segi empat, pulang dan beristirahat sejenak di sofa kotak segi empat di depan sebuah kotak segi empat berpendar dan bersuara lantas tidur kembali tidur di kamar segi empat. Sungguh kehidupan metropolitan yang monoton, menjemukan.

Mungkin, tanpa kita sadari kotak segi empat tadi pun membentuk pemikiran kita menjadi kotak. Lengkap dengan sudutnya. Di mana sudut tesebut lama-lama menjadi kotor berdebu, tak lagi memantulkan realita yang sebenarnya terjadi di luar kotak. Segalanya jadi sempit, buram, kaku.

Orang berkata ’berpikirlah ”out of the box”’ yang artinya kira-kira berpikir di luar main stream pikir pada umumnya. Kalau saya, menerjemahkannya sebagai melihat sebuah kondisi dari berbagai sudut pandang di luar kondisi tersebut, seolah-olah kita melihat sebuah panggung drama meskipun kita adalah pemerannya. Tak terkekang naskah pun tak sebebas kuda liar. Ada sesuatu di sana. Tak kasat mata namun niscaya.

Ia yang mengaruniai asa tuk mengeja bahwa kotak segi empat tetap hidup dengan adanya cinta. Kasur segi empat menyegarkan kembali jiwa raga kita selepas istirahat yang menenangkan, kamar mandi sejuk karena di dalamnya ada air yang mengguyur penat kita, pintu segi empat menghubungkan rumah kita dengan tetangga-tetangga yang ramah, gedung segi empat yang kokoh melindungi kita dari terik surya hingga polusi udara, komputer mengefisiensi tugas kita serta mendekatkan sanak saudara yang jauh, sofa segi empat merengkuh lelah kita dalam empuknya, televisi kotak memberikan informasi atau sekedar alasan untuk duduk bersama dengan keluarga tercinta.

Berpikirlah di luar kotak karena keterkungkungan itu bukan berasal dari kotak itu sendiri tetapi kita yang memaknainya. Renungkanlah bahwa kotak-kotak itu ada karna kehendakNya. Hanya bagaimana kita mensyukuri dan memberdayakannya.

2 thoughts on “Dunia Tak Sesempit Kotak Segi Empat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s