Pemuda Islam? Bergerak!


17 bulan kurang beberapa hari bahtera kami berlayar. Warna-rasa membaur dengan indah menghadir syukur di tiap dayungnya. Segala puji bagi Rabb semesta alam yang telah mengabulkan keinginanku untuk tetap aktif berdakwah selain di keluarga setelah menikah ini dan 1 hal lagi yang kuanggap sebagai kenikmatan barakah bagi pernikahan ini adalah dakwah yang kami semai bersama di lingkungan tempat tinggal kami. Sungguh, “Nikmat Rabb-mu yang manakah yang sanggup engkau dustakan?”.

Sebulan belakangan ini, Kak Huzu (panggilanku akhir-akhir ini terhadap sosok pemimpin dalam keluarga kecil kami ^^) dan aku merevitalisasi kembali Ikatan Remaja Masjid Baitul Ihsan (IRMBI) di komplek PLN P3B ini.

Ini diawali oleh suatu siang di mana kami shalat Dzuhur bersama di masjid. Hari itu – aku lupa tepatnya – adalah hari kerja sehingga kami bertemu dengan teman-teman dari SMP maupun SMK Utama yang dibangun beberapa tahun yang lalu atas kerjasama LAZIS PLN P3B dengan beberapa lembaga keislaman lain bagi anak-anak berprestasi yang membutuhkan dukungan finansial. Memang, peraturan sekolah mengharuskan siswi sekolah ini mengenakan kerudung saat sekolah. Aku senang sekali berada di antara para pemudi yang akan membangun bangsa ke depan ini. Seusai shalat, aku menyapa dan mengajak berkenalan tiga orang di antara mereka yang berseragam SMP dan SMK. Aku bertanya mengenai kegiatan keislaman di sekolah mereka. Subhanallah, ternyata di luar mata pelajaran agama Islam, para remaja ini diberikan waktu khusus untuk menghafal Al-Qur’an. Hanya saja mereka belum mengenal aktivitas mentoring. Maka dari itu, kami ingin menularkan semangat berislam kepada teman-teman di sana. Caranya? Dengan merevitalisasi kembali remaja masjid supaya mereka dapat dilibatkan dalam kegiatan keislaman. Subhanallah, kami juga mendapat dukungan dari pasangan ikhwah muda yang adalah pegawai ayahku. Ayah juga suka memberikan advis atas aktivitas keislaman ini. Maka, Bismillaahirrahmaanirrahiim, semoga Allah ridho.

Alhamdulillahirabbil’alamiin, seruan kami mendapat respon positif dari para remaja berpotensi ini. Memang, di awal butuh pendekatan ekstra dan ini justru dimulai dari generasi pertama komplek ini (kami adalah generasi kedua). Suamiku yang alhamdulillah menjadi anggota tetap shalat berjamaah, sering berdiskusi dengan para bapak tentang berbagai hal termasuk aktivitas remaja komplek ini, apalagi momennya pas untuk menyambut bulan suci Ramadhan.

Sebagai awalan diundanglah para remaja putra untuk perkenalan sekaligus mewacanakan revitalisasi ini ba’da Subuh. Beberapa ikhwan sebayaku menyambut usulan itu maka pertemuan dilanjutkan dengan mengundang semua remaja komplek yang mayoritas adalah muslim. Rapat pertama diawali di hari Ahad di mana masjid memang menjadi tempat pilihan kami karena kami ingin menghidupkan masjid sebagaimana di zaman Rasulullah yang merupakan pusat berbagai aktivitas bagi kaum muslim saat itu.

Dus, beberapa remaja putra dan putri hadir dalam rapat awal itu. Kami coba mengungkapkan lagi tujuan dan urgensi merevitalisasi remaja masjid ini di samping memotivasi mereka sebagai generasi pemuda-pemudi Islam yang siap membangun bangsa. Salah kata-kata “sakti” adalah motto dari seorang tokoh muslim nasional yang menginspirasi yakni,

“Setinggi-tinggi ilmu, sepintar-pintar siasat, semurni-murni tauhid. Bergerak atau mati!”

(HOS Tjokroaminoto)

Dalam rapat itu dan rapat-rapat selanjutnya, kami kembali membentuk struktur yang baru dimulai dari pemilihan sang ketua kemudian korput karena ketua yang lama sudah hengkang ke Bandung (kuliah di UNPAD gitu) dan korputnya sudah menikah (uhuk2! ^^). Di sini harus benar-benar ditekankan bahwa ketua itu bukan tumbal yang nantinya ditinggal sendirian mengerjakan semuanya. So, karena musyawarah tidak menghasilkan mufakat (sepertinya peserta rapat memang nggak terbiasa syuro karena bawaannya bercanda melulu ^^), maka diptuskanlah kita memilih dengan voting dan hasilnya kira-kira >90% mengerucut pada satu nama dan apa boleh buat sang terpilih mesem-mesem aja. suamiku juga sampai diwejangi oleh ayah sang ketua terpilih karena sekarang beliau sudah kelas 3 SMA sehingga harus fokus ke akademis. “siap Pak!”. Korput pun terpilih dari hasil voting para peserta putrid dan terpilihlah seorang mahasiswi semester 2 lulusan pesantren yang memang terlihat punya bakat public speaking dan kepemimpinan yang baik. Barakallah…

Selanjutnya, kami ber-20-an, membahas program kerja selama setahun ke depan. Rencananya, divisi yang akan bekerja hanya 2 yakni (Pengembangan Sumber Daya Manusia) PSDM dan Pengabdian Masyarakat (Pengmas). PSDM bertugas mengembangkan potensi remaja masjid itu sendiri dengan mengadakan pelatihan kepemimpinan, public speaking, motivasi berprestasi, penulisan, hingga memperingati ulang tahun bersama dan yang terpenting adalah Kajian Keislaman (KK) “Kalau remaja masjid nggak mengkaji Islam sama aja boong” pungkas suamiku. Alhamdulillah mereka setuju dan pelaksanaannya akan dilakukan 2x per bulan. Insya Allah aku yang menjadi penanggung jawab akan KK ini sedangkan suamiku menjadi PJ dari Pengembangan Kompetensi dan Tulisan Kita. Divisi Pengmas yang memiliki koordinator sendiri menghadirkan proker seperti baksos, garage sale, kerja bakti, penyuluhan lingkungan, pengumpulan botol bekas dan sebagainya yang insya Allah bermanfaat untuk lingkungan sekitar. Pemuda = kontributif kan?😉

Alhamdulillah, sekarang ini sudah masuk pekan ke-4 berdirinya IRMBI kembali dan masing-masing divisi sedang membuat penjabaran atas proker masing-masing. So, doakan agar kami bisa komitmen dan mendapat ridho Allah SWT ya!

SEMANGat Karena Allah selalu!!! q(-^____________^-)p

Diriwayatkan dari Jabir berkata,”Rasulullah saw bersabda,’Orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.”

(HR. Thabrani dan Daruquthni dengan isnad shahih)

Dari Ibnu Umar bahwa seorang lelaki mendatangi Nabi saw dan berkata,”Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling diicintai Allah ? dan amal apakah yang paling dicintai Allah swt?” Rasulullah saw menjawab,”Orang yang paling dicintai Allah adalah orang yang paling bermanfaat buat manusia dan amal yang paling dicintai Allah adalah kebahagiaan yang engkau masukkan kedalam diri seorang muslim atau engkau menghilangkan suatu kesulitan atau engkau melunasi utang atau menghilangkan kelaparan. Dan sesungguhnya aku berjalan bersama seorang saudaraku untuk (menuaikan) suatu kebutuhan lebih aku sukai daripada aku beritikaf di masjid ini—yaitu Masjid Madinah—selama satu bulan. Dan barangsiapa yang menghentikan amarahnya maka Allah akan menutupi kekurangannya dan barangsiapa menahan amarahnya padahal dirinya sanggup untuk melakukannya maka Allah akan memenuhi hatinya dengan harapan pada hari kiamat. Dan barangsiapa yang berjalan bersama saudaranya untuk (menunaikan) suatu keperluan sehingga tertunaikan (keperluan) itu maka Allah akan meneguhkan kakinya pada hari tidak bergemingnya kaki-kaki (hari perhitungan).”

(HR. Thabrani dengan isnad hasan)

Sumber hadits: http://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/hadits-manusia-paling-bermanfaat.htm

3 thoughts on “Pemuda Islam? Bergerak!

  1. Assalamu’alaykum…

    Kak ney apa kabar? aku baru kesini lagi…kangen…mau ketemu tapi malu. Maafkan aku ya kak. Aku…kangen sama kakak.

  2. ‘alaykumussalam… alhamdulillah bi khayr… pake malu2 euy ^^, sama2 ya sep, ana minta maaf juga atas semua salah dan khilaf, kalau masih ada yg mengganjal disampaikan saja.. semoga lebih ringan memasuki Ramadhan dan menjadi lulusan yang jauh lebih baik dari Ramadhan sebelumnya…🙂

  3. masyaAllahukarim kak nesya pergi umrah ya ramadhan ini? aku baru tauuu…kakak aku titip do’a boleh? semoga aku bisa menjadi lebih baik lebih baik lebih baik dan lebih baik dari sebelum-sebelumnya…dan semoga bisa dimudahkan lulus kuliahnya..

    uhibbukifillah kak nesya sayang. :))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s