ketika semua


ketika semua mengharapkan yang terbaik darimu

ketika semua memberikan kepercayaan padamu

ketika itu semangatmu terlecut

ketika itu pula rasa takut terbersit

“untukNya-kah? atau hanya memuaskan dirimu sendiri pun mereka?”

sebenarnya kau begitu lelah menampakkan bahwa semua baik-baik saja

tapi kau juga muak melihat dirimu sendiri jika malas dan lemah

kau punya idealisme, punya mimpi,

yang tak bisa kau raih dengan santai-santai tanpa pengorbanan

hufff…

make it just simple right?

kau berpikir terlalu rumit

just do it

slowly but sure

ishbir…

tapi manusiawi kan kalau aku bilang “realy need a help?”

 

“Allahuma inni a’udzubika minal hammi wal hazan, wa a’udzubika minal ajzi wal kasal, wa a’udzubika minal jubni wal bukhli, wa a’udzubika min ghalabatid daini wa qahrir rijaal”

‘Ya Allah, aku berlindung kpd-Mu dari kemurungan dan kesusahan, aku berlindung kpd-Mu dari kemalasan dan aku berlindung kpd-Mu dari ketakutan dan kekikiran, aku berlindung kpd-Mu dari tekanan hutang dan paksaan orang.”

(HR. Abu Dawud).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s